0



Kemarin saya perhatikan pot bunga yang ada di halaman rumah. Entah kenapa menemukan pemandangan aneh, heran kenapa tumbuhan dalam pot bunga itu tidak tumbuh tinggi atau berkembang, padahal tumbuhan yang disampingnya itu malah menyusul perkembangannya. Saya cek kembali mungkin saja ada masalah dalam tanahnya atau karena pot bunganya. Langsung saja pot bunga saya bongkar sambil melihat kondisi di dalamnya.

Ternyata benar ada masalah, tanahnya sudah mau habis karena dimakan akar-akar yang sudah melilit seluruh pot bunga. Pas saya angkat itu bunga eh malah keangkat sama akarnya yang sudah mengeras dan membentuk pot dan tanahnya pun sudah habis. Selanjutnya saya ganti tanahnya dan membuang akar-akar yang tidak berguna sekaligus merapikan tanamannya itu supaya menarik kembali. Akhirnya setelah beberapa hari dan minggu si tanaman itu tumbuh dengan baik dan normal.

Ada pelajaran buat kita dari cerita tersebut. Bahwa manusia juga membutuhkan udara atau ruang baru yang nyaman dan bersih untuk lebih leluasa hidupnya. Akar yang melilit tersebut ibarat permasalahan, beban pikiran, penyakit dan sebagainya yang sudah menumpuk dalam tubuh kita. Otomatis ketika sudah menumpuk banyak dan tubuh pun sudah tidak bisa menampung lagi maka perkembangan jiwa kita tidak akan tumbuh dengan baik dan sehat malah ada penyakit lahir batin.

Saatnya kita ganti suasana hati dengan penuh kelapangan. Bebas dari beban permasalahan yang selama ini menyarang pada hati kita kemudian kita buang yang tidak ada manfaatnya bahkan yang merusak kesehatan kita. Kita perlu mencharger kembali jiwa kita yang sudah low ibarat baterei yang sudah lemah dengan suntikan semangat baru. Tubuh kita disamping memerlukan vitamin untuk kesehatan fisik perlu juga asupan vitamin kejiwaan dan ruhani yang dapat menyegarkan kembali hidup ini.

Seperti halnya peningkatan ibadah, mempercantik amal kita, memperbaiki hubungan kita dengan Sang Pencipta dan makhluk-Nya, belajar ilmu, membaca Al Qur´┐Żan, membaca buku-buku positif, dan masih banyak lagi multivitamin jiwa kita supaya kita sehat dan beban-beban yang semestinya tidak perlu itu akan hilang dalam tubuh kita. hmmm...plong rasanya kalau hidup ini dengan nafas yang baru....

Subhanallah..semoga Allah mempermudah niat baik kita, apalagi di bulan ramadhan mulia ini kita sedang ditempa dan dikarantina dengan nikmatnya puasa yang akhirnya akan fitrah kembali untuk menuju kemenangan dan menjadi manusia yang bertakwa pada-Nya. amin...

Dikirim pada 27 Agustus 2010 di Inspirasi



kisah ikhwan 4 (lagi-lagi tentang istikharah cinta)

Sahabat pernahkah anda merasakan masalah yang begitu rumit dalam hal memilih calon bidadari untuk kita?. Kisah ikhwan 4 ini mirip dengan kisah ikhwan 3. .dia merasakan Allah begitu sayang padanya hingga dia harus memilih salah satu akhwat untuk menjadi calon isteri. Banyak yang ia temui akhwat untuk jadi pilihannya, dari mulai ia mencari sendiri sampai dari pilihan pembina ngajinya yang selalu memberikan biodata profilnya untuk dipelajari.

Yang jadi masalahnya, ikhwan 4 itu merasa kesulitan juga manakala berhadapan pada pilihan-pilihan yang terbaik diantara yang terbaik itu. Beberapa sosok akhwat yang direkomendasikan padanya semuanya baik dan mempunyai kelebihan masing-masing. Sekarang masa istikharah baginya. Doakan sahabat.....

Dikirim pada 21 Agustus 2010 di Ikhwan



Cerita ikhwan 3.

Si ikhwan merasa bingung menentukan / memilih pendamping hidup yang sesuai dengan harapannya. Berkali-kali dia shalat istikhoroh tapi belum menemukan jawabannya. Akhwat calon pendamping hidupnya semuanya istimewa dan solehah menurutnya. Satu sisi akhwat 1 memiliki kelebihan A sementara akhwat 2 memiliki kelebihan B. Karena kelebihan AB itu yang sangat dibutuhkan si ikhwan tersebut..."pengennya sih ada akhwat yang punya nilai AB itu" (gumamnya).

si ikhwan sedang ikhtiar....

----

Sahabat...

semoga Allah memberi kemudahan kepada kita dalam menemukan pendamping hidup kita.

Dikirim pada 09 Agustus 2010 di Ikhwan



Pada sebuah resepsi pernikahan yang sangat padat dipenuhi tamu undangan, terlihat setiap orang menikmati makanan yang serba ada. Banyaknya undangan tak sebanding dengan tempat duduk yang tersedia. Sebagian orang ada yang standing party ada yang sambil jalan-jalan menikmati camilan. Namun tidak sengaja mata tertuju pada sebuah sudut ruangan, terlihat di tengah kerumunan orang -orang yang sedang asyik menyerbu berbagai macam makanan ada seorang akhwat yang sedang menikmati makanan dengan duduk di lantai karena kursi undangan sudah penuh terisi semua. Terasa berat sekali godaan untuk standing party dalam menikmati makanan dalam sebuah pesta pernikahan.

Subhanallah....ukhty..engkau menjaga kecantikan akhlakmu.

Dikirim pada 01 Agustus 2010 di Akhwat
Awal « 1 » Akhir


connect with ABATASA